ARTIKEL

5 Cara Tetap Aktif Selama Berpuasa Di Rumah

Berpuasa selama masa social distancing memang mengharuskan kita untuk menghabiskan sebagian besar waktu #DiRumahAja. Tapi bukan berarti kita tidak bisa tetap aktif!

 

Ada banyak cara yang dapat kita lakukan agar tubuh kita tetap aktif dan sehat selama masa social distancing ini. Seperti apa saja? Yuk simak 5 tips berikut ini:

 

  1. Atur jadwal harianmu

Berada di rumah bisa mengaburkan batas antara bekerja dan bersantai. Dengan menentukan jadwal rutinitas harianmu dan mengikutinya dengan rajin, kamu tetap punya waktu untuk rehat dari pekerjaan kantor, berolahraga ringan dan melakukan berbagai pekerjaan rumah lain.

 

  1. Jangan malas bergerak!

Apa pun yang membuat tubuhmu tetap aktif dan bergerak di dalam rumah, lakukan saja! Mulai dari mengambil kudapan di kulkas, bermain dengan hewan peliharaan sampai membersihkan halaman rumah, pastikan tubuhmu bergerak sesering mungkin. Agar lebih optimal, luangkan waktu untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga atau senam selama setidaknya 15-20 menit per hari.

 

  1. Keluar rumah namun tetap jaga jarak

Apabila memungkinkan, kamu bisa melakukan olahraga ringan di luar rumah – sambil terus menjaga jarak dengan orang-orang di sekitar kamu tentunya! Olahraga seperti jogging atau jalan cepat setelah sahur terbukti efektif untuk membuatmu merasa lebih bugar dan meningkatkan konsentrasimu selama bekerja di rumah. Jangan lupa sebelumnya minum ION Water agar hidrasi tubuhmu terjaga baik seharian!

 

  1. Jaga hidrasi tubuh

Di bulan Ramadan, waktu untuk mengonsumsi cairan jadi lebih sedikit. Triknya, kamu harus konsumsi cairan dalam jumlah yang cukup antara waktu berbuka sampai imsak setelah sahur. Tentunya biar kamu nggak sampai dehidrasi selama beraktivitas seharian! Makanya rajin minum ION Water pas sahur dan berbuka ya, biar kadar hidrasi tubuhmu selalu terjaga!

 

  1. Konsumsi yang sehat

Pastikan bahwa kulkas dan lemari penyimpananmu selalu terisi dengan berbagai asupan dan bahan asupan yang sehat sekaligus bergizi. Prioritaskan asupan yang rendah kalori agar tubuhmu tidak bekerja terlalu keras selama beraktivitas di dalam rumah. Seperti ION Water! Biar di bulan puasa ini kamu pun bisa ikutan bilang #IAmLowCalorie!

 

Sumber:

  1. Forbes.com. “10 Ways To Stay Active While Working From Home”. https://www.forbes.com/sites/forbescoachescouncil/2019/05/28/10-ways-to-stay-active-while-working-from-home/#318f0c015865
  2. Reese, Kevin. “How to stay active while working from home”. https://scrubbing.in/how-to-stay-active-while-working-from-home/
  3. Austin, Patrick Lucas. “5 Tips for Staying Productive and Mentally Healthy While You’re Working From Home”. https://time.com/5801725/work-from-home-remote-tips/

ARTIKEL

Pentingnya Menjaga Hidrasi Di Kala Pandemi

Merebaknya virus Corona belakangan ini tentunya meresahkan kita semua karena sudah terbukti dapat menyerang siapa saja. Banyaknya berita simpang siur yang beredar soal virus ini pun kerap membingungkan kita tentang informasi apa yang bisa dipercayai dan apa yang hanya isapan jempol.

 

Meskipun begitu, sudah menjadi informasi umum bahwa cara terbaik menangkal virus Corona sebetulnya sederhana dan tidak berbeda jauh dengan cara kita menjaga kesehatan pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari cuci tangan selama 20 detik secara menyeluruh demi memastikan virus tidak masuk ke dalam tubuh, cukup istirahat dan mengonsumsi asupan yang sehat dan bergizi, upaya-upaya ini sudah menjadi prosedur standar untuk menangkal virus Corona, di samping tentunya melakukan social distancing.

 

Satu upaya lain yang tak kalah pentingnya adalah menjaga kadar hidrasi tubuh. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Pusat Pengaturan dan Pencegahan Penyakit, sebuah lembaga yang dinaungi oleh Departemen Kesehatan Nasional Amerika Serikat, mengonsumsi cairan secara rutin membantu tubuh manusia menjalankan fungsi-fungsi alaminya secara normal, termasuk mengatur suhu tubuh dan menjaga sistem imun tubuh tetap kuat.

 

Selagi melakukan sebagian besar aktivitas dari dan di dalam rumah, memastikan bahwa tubuh kita tidak kekurangan cairan perlu terus menjadi perhatian khusus. Spesialis penyakit infeksi dari South Shore Hospital di Boston, Dr. Simone Wildes, mengatakan bahwa secara umum, menjaga kadar hidrasi tubuh berimbang adalah hal yang sangat penting, dengan ada atau tidaknya virus Corona. Dr. Tom Moorcroft, ahli osteopati dari Origins of Health Medical Center di Connecticut, juga menyatakan bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk fokus menerapkan gaya hidup sehat yang mungkin kita abaikan saat saat pandemi ini belum terjadi, termasuk menjaga kadar hidrasi tubuh.

 

Karenanya, minuman seperti ION Water bisa menjadi pilihan kamu untuk menjaga cairan tubuh selama kamu beraktivitas di rumah. Kalorinya yang rendah mampu menjaga kadar hidrasi sekaligus sistem imun tubuhmu berkat kandungan elektrolitnya.

 

Tetap aktif di rumah dan jaga hidrasi tubuhmu dengan ION Water!

 

Sumber:

  1. Centers for Disease Control and Prevention. “Healthy Water”. https://www.cdc.gov/healthywater/index.html (diakses 1 April 2020).
  2. Cnet.com. “How to protect yourself from the coronavirus”. https://www.cnet.com/how-to/how-to-protect-yourself-from-coronavirus/ (diakses 1 April 2020).
  3. ABC News. “Debunking myths about how to avoid or cure coronavirus”. https://abcnews.go.com/Health/debunking-myths-avoid-cure-coronavirus/story?id=69578209 (diakses 1 April 2020).
  4. BBC.com. “Coronavirus: The fake health advice you should ignore”. https://www.bbc.com/news/world-51735367 (diakses 1 April 2020).

ARTIKEL

Manfaat Gaya Hidup Rendah Kalori Untuk Imunitas Diri

Belakangan ini, praktik menjaga imunitas tubuh semakin digaungkan dan untuk alasan yang dapat dimengerti. Ada atau tidaknya wabah yang merebak, menjaga imunitas tubuh tetap merupakan sebuah kewajiban, sesuatu yang mutlak dilakukan agar tubuh kita mampu berfungsi secara optimal saat beraktivitas sehari-hari.

 

Menjaga imunitas tubuh dapat dicapai dengan cara-cara sederhana, mulai dari aktif berolahraga, beristirahat dengan cukup dan tentunya menjaga asupan yang masuk ke dalam tubuh. Tahukah kamu bahwa rajin mengonsumsi asupan rendah kalori merupakan salah satu kunci untuk menjaga imunitas tubuhmu?

 

Sebuah studi dari Agricultural Research Service di Maryland, Amerika Serikat sudah membuktikan hal ini. Dilaksanakan selama kurun waktu enam bulan, studi yang dilakukan terhadap 46 relawan laki-laki dan perempuan berusia 20-40 tahun ini menyimpulkan bahwa gaya hidup rendah kalori mampu menguatkan sel-sel dalam tubuh, terutama sel darah putih, menjaga berat badan serta menguatkan imunitas tubuh.

 

Studi lain yang dilakukan oleh Washington University School of Medicine juga menemukan bahwa mengikuti gaya hidup rendah kalori selama kurun waktu 3-15 tahun memungkinkan tercapainya usia hidup yang lebih panjang. Pemimpin studi Dr. John O. Holloszy menambahkan bahwa gaya hidup rendah kalori berdampak pada menurunnya kadar kolesterol, tekanan darah serta faktor-faktor risiko utama dalam tubuh lainnya yang dapat berkontribusi terhadap penyakit-penyakit seperti serangan jantung, diabetes, kanker bahkan Alzheimer.

 

Maka dari itu, dengan kadar kalorinya yang rendah, ION Water cocok menjadi pilihan bagi kamu yang sudah atau ingin mengikuti gaya hidup rendah kalori. Belum lagi kandungan elektrolitnya yang mampu melindungi imunitas tubuhmu! Selain manfaatnya segudang, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,  ION Water juga mampu bikin kamu terus segar dan semangat selama beraktivitas di rumah seharian.

 

Jadi sudah siap bilang #IAmLowCalorie belum? Yuk minum ION Water sekarang juga!

 

Sumber:

  1. Bliss, Rosalie Marion. “Less is More When Restraining Calories Boosts Immunity”. https://www.ars.usda.gov/news-events/news/research-news/2010/less-is-more-when-restraining-calories-boosts-immunity/ (diakses 6 April 2020).
  2. Stein, Rob. “Low-Calorie Diet May Lengthen Life”. https://www.washingtonpost.com/archive/politics/2004/04/20/low-calorie-diet-may-lengthen-life/55f6ba70-4f39-4174-9287-5472c07be3f7/ (diakses 6 April 2020).
  3. Bourzac, Katherine. “Low-Calorie Diet Boosts Immune System”. https://www.technologyreview.com/s/406950/low-calorie-diet-boosts-immune-system/ (diakses 6 April 2020).

ARTIKEL

Gaya Hidup Aktif dan Rendah Kalori Ala Nycta Gina

Siapa yang tidak kenal Nycta Gina?

 

Lebih dari satu dekade berkecimpung di dunia hiburan tanah air, kita mengenal Gina, begitu panggilan akrabnya, sebagai figur serba bisa: mulai dari jadi aktris, bintang iklan, presenter, penyiar radio dan tentunya sebagai dokter. Dengan sekian banyak aktivitas dan kesibukan Gina, ditambah dengan statusnya kini sebagai istri dan ibu rumah tangga, tentunya menjadi tantangan tersendiri baginya untuk menjaga kesehatan diri.

 

Meskipun begitu, kini Gina semakin menyadari pentingnya memiliki gaya hidup yang sehat dan aktif. “Dulu aku belum merasa kalau olahraga itu penting. Olahraga paling kalau sempat dan lagi mau aja,” ungkap Gina. Tapi seiring dengan bertambahnya usia, Gina memutuskan untuk mengubah kebiasaannya tersebut. “Sekarang, aku semakin sadar pentingnya olahraga. Pokoknya aku harus olahraga miniman 1 hari sekali!” ujarnya dengan gaya ngocol­yang khas.

 

Dalam berolahraga, Gina juga menerapkan paham bahwa rutinitas lebih penting daripada kuantitas. “Walaupun hanya 15-20 menit, itu sudah cukup kok. Dan aku juga memilih tipe olahraga yang ringan dan memang aku sukai, seperti yoga, senam atau jalan keliling. Yang penting badanku tetap aktif aja,” tambahnya.

 

Selain lebih rajin olahraga, Gina juga mengakui bahwa dia semakin menjaga pola konsumsinya. “Dulu aku tipe yang bandel, apa aja aku konsumsi. Minum aja asal, yang penting enak. Pokoknya nggak lagi deh minum yang aneh-aneh. Sekarang, aku milih yang serba low calorie,” jelas Gina.

 

Karena itu, ION Water menjadi pilihan Gina untuk mendukung gaya hidupnya yang aktif dan rendah kalori. “Sudah bukan rahasia lagi bahwa berkat ION Water aku menganut prinsip rajin konsumsi yang low calorie. Walaupun aktivitasku padat, ION Water menjaga tubuhku terus terhidrasi. Sekarang, aku bisa bilang ‘I Am Low Calorie!’ Kalau kamu gimana?” tutup Gina.`

ARTIKEL

Pentingnya Gaya Hidup Aktif untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Mens sana in corpore sano. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

 

Dewasa ini, semboyan tersebut tidak lagi hanya semata jargon, namun telah menjadi semangat masyarakat modern, terutama mereka yang ada dalam usia produktif. Pembicaraan mengenai kesehatan kini tidak lagi hanya berkutat seputar menjaga kesehatan fisik, namun juga kesehatan mental. Kesehatan mental kini menjadi aspek kesehatan yang dianggap sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

 

Faktanya, kedua aspek kesehatan ini saling melengkapi dan membutuhkan satu sama lain agar masing-masing mencapai fungsinya yang optimal. Berdasarkan hasil riset sebuah penelitian tentang korelasi antara aktivitas fisik dan kesehatan mental di Inggris, orang dewasa dengan gaya hidup aktif memiliki tingkat kesehatan keseluruhan yang lebih tinggi dibandingkan mereka dengan gaya hidup kurang aktif, dengan skor rata-rata 6,92/10.

 

Hasil riset tersebut juga menyebutkan bahwa olahraga secara rutin bukan hanya memiliki dampak fisiologis, seperti contohnya lebih fokus dalam bekerja atau tidur lebih nyenyak di malam hari. Di samping itu, olahraga secara rutin juga memiliki dampak psikologis, seperti membantu memupuk pola pikir yang lebih positif, kesabaran, serta kemampuan berkonsentrasi yang lebih baik.

 

Lantas, gaya hidup aktif seperti apa yang dianjurkan? Banyak orang mungkin beranggapan bahwa perlu melakukan olahraga keras demi memenuhi syarat menjalani gaya hidup aktif. Namun faktanya kegiatan sehari-hari seperti jalan cepat, bersepeda, atau berkebun sudah termasuk gaya hidup aktif. Hasil riset dari Insitut Kesehatan Nasional di Maryland, Amerika Serikat juga mengatakan bahwa hal-hal sesederhana rajin menggunakan tangga ketimbang lift di kantor atau aktif naik transportasi umum ke kantor yang dilakukan setiap hari bisa jadi lebih efektif ketimbang olahraga keras.

 

Dengan beragam aktivitas fisik serta profesional, tentunya banyak cairan tubuh yang terbuang. Di sini kamu akan perlu mengisi ulang cairan tubuhmu dengan sesuatu yang bukan hanya berefek menyegarkan, tapi juga mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. ION Water jawabannya! Kalorinya yang rendah dijamin membuatmu tetap semangat beraktivitas selagi aktif sepanjang hari.

 

Untuk melengkapi kesehatan fisikmu, saatnya beralih ke yang berkalori rendah dan berkata, ‘I Am Low Calorie!’

 

Sumber:

  1. “Eudaimonia: How do humans flourish?”. YMCA UK. https://www.ymca.co.uk/health-and-wellbeing/feature/our-eudaimonia-research-report-how-do-humans-flourish (accessed on March 6, 2020)

 

  1. Kangansniemi, Anu Maarit, et al. “Towards a physically more active lifestyle based on one’s own values: the results of a randomized controlled trial among physically inactive adults”. National Institutes of Health. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4371624/(accessed on March 6, 2020)

 

  1. “Senior Exercise and Fitness Tips”. Helpguide.org. https://www.helpguide.org/articles/healthy-living/exercise-and-fitness-as-you-age.htm(accessed on March 6, 2020)

ARTIKEL

Kadar Hidrasi Cukup Untuk Kinerja Tubuh Yang Optimal

Ayo, berapa banyak dari kamu yang baru minum ketika haus? Atau bahkan kamu hanya minum ketika haus?

 

Minum ketika haus tentunya bukan hal yang salah, namun tentunya tidak tepat untuk menjadikan rasa haus sebagai satu-satunya barometer untuk minum. Faktanya, ketika kamu mulai merasa haus, itu artinya tubuhmu sudah kehilangan setidaknya 2 persen cairan tubuh. Padahal, lebih dari setengah komposisi tubuh manusia terdiri dari air.

 

Menurut Badan Pangan dan Nutrisi dari Institut Kedokteran Amerika Serikat, asupan cairan optimal bagi orang dewasa dengan aktivitas kerja kantoran adalah 2,7 sampai 3,7 liter setiap harinya, dikarenakan cairan tubuh cepat hilang melalui ekskresi alami tubuh (buang air atau berkeringat). Apalagi ditambah dengan berbagai kegiatan lain di luar mengantor, seperti olahraga, berkendara, bepergian menemui klien, dan lain sebagainya.

 

Ketika kekurangan cairan, tubuhmu dengan sendirinya akan bereaksi dan memberikan tanda-tanda alaminya. Seperti apa saja?

 

– Kehilangan 1-2 persen cairan tubuh: Haus, perasaan tidak nyaman.

– Kehilangan 3-5 persen cairan tubuh: Mulut kering, volume urin berkurang, sulit berkonsentrasi, gemetar, kurang sabar, mual, mengantuk, emosi tidak stabil.

– Kehilangan 6-8 persen cairan tubuh: Suhu tubuh meningkat, denyut jantung dan pernafasan meningkat, pusing, sesak nafas, tidak lancar berbicara, otot melemah, bibir membiru.

– Kehilangan 9-11 persen cairan tubuh: Kejang, halusinasi, keseimbangan dan sirkulasi lemah, menurunnya volume dan tekanan darah hingga penurunan fungsi ginjal.

 

Bisa fatal bukan akibatnya? Dari sini, bisa kita disimpulkan bahwa dehidrasi sudah muncul bahkan ketika kamu baru merasa haus. Maka dari itu, jangan sepelekan pentingnya cukup mengonsumsi cairan setiap hari, terlebih apabila kamu memiliki aktivitas yang padat!

 

Para ahli pun mengatakan bahwa hidrasi yang cukup adalah kunci untuk menjaga agar kinerja tubuhmu optimal. Dengan menjaga keseimbangan cairan tubuh, niscayakamu terhindar dari berbagai macam infeksi dan penyakit kronis, seperti gangguan ginjal. Di samping itu, tentunya kesehatan tubuhmu terus terlindungi!

 

Maka dari itu, cukupi kebutuhan cairan tubuhmu sekarang juga. Selain perbanyak mengonsumsi air, perbanyak juga konsumsi cairan ion agar proses pemenuhan kadar hidrasi dalam tubuhmu lebih cepat setelah sibuk beraktivitas.

 

Dengan kandungan kalorinya yang rendah, ION Water adalah pilihan minuman ion yang tepat untuk memenuhi kebutuhan harian hidrasi tubuhmu. Sekarang saatnya mengatakan, “I Am Low Calorie”!

 

Sumber:

  1. Murray, Bob. “Hydration and Physical Performance”. Journal of the American College of Nutrition. https://www.researchgate.net/publication/5924525_Hydration_and_Physical_Performance (accessed on March 2, 2020)

 

  1. Stover, Beth M.S., CSCS; Murray, Bob Ph.D. “Drink Up!: The Science of Hydration”. ACSM’s Health & Fitness Journal. https://journals.lww.com/acsm-healthfitness/FullText/2007/03000/Drink_Up___The_Science_of_Hydration.6.aspx (accessed on March 2, 2020)

 

  1. “Kenali 7 Ciri Tubuh Kamu Mulai Dehidrasi, Segera Minum Jangan Tunda!”. IDNTimes.com. https://www.idntimes.com/health/medical/reza-mahendra-2/ciri-tubuh-mulai-dehidrasi/full (accessed on March 2, 2020)

ARTIKEL

Gaya Hidup Rendah Kalori, Ini Variasi Makanannya

Menjaga bentuk tubuh ideal memang membutuhkan banyak usaha, selain berolahraga kamu juga harus menerapkan pola hidup yang sehat dengan menjalankan gaya hidup rendah kalori. Banyak yang mengira  menerapkan gaya hidup rendah kalori sangat sulit untuk dilakukan karena makanan yang rendah kalori biasanya memiliki citarasa yang kurang enak. Jangan salah, berikut ini beberapa makanan enak yang bisa kamu makan tetapi memiliki kadar kalori yang rendah.

  • Oatmeal

Oatmeal terbuat dari gandum utuh, mengandung karbohidrat kompleks dan tinggi serat. Oatmeal memiliki kadar kalori yang rendah, sekitar 140 kalori per saji (35 gram) untuk instant oatmeal. Kamu bisa menambah potongan buah untuk menambah citarasa dari oatmeal buatanmu. Selain rendah kalori, oatmeal juga dapat membantu menurunkan berat badan, menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan control gula darah.1

  • Salmon

Salmon dikenal juga sebagai ikan yang kaya manfaat karena tinggi kandungan protein dan asam lemak omega 3 yang baik untuk tubuh. Walaupun ikan salmon termasuk hidangan laut, tetapi kandungan kalori dari ikan salmon ini tergolong rendah, sekitar 175 kalori untuk 85 gram.2 Jadi, kamu juga bisa mengonsumsi salmon saat menerapkan gaya hidup rendah kalori.

  • Sup sayuran

Sup yang berisi sayuran ini memiliki kadar kalori yang rendah, jadi aman untuk kamu konsumsi disaat menjalani gaya hidup rendah kalori. Selain itu, kamu juga bisa merasa kenyang lebih lama karena sayuran memiliki serat yang tinggi.

  • Popcorn

Siapa bilang menjalankan gaya hidup rendah kalori tidak boleh ngemil? Kamu bisa tetap ngemil popcorn seperti orang lain saat menonton film. Kamu bisa membuat popcorn sehat versi mu sendiri. Caranya panaskan ½ cangkir biji popcorn dengan 3 sdm minyak zaitun atau minyak kelapa, dan bumbui dengan ½ sdt garam.  Kamu perlu memperhatikan untuk mengurangi penggunaan butter, garam, atau gula di dalam popcorn yang kamu makan karena akan membuat kalori dari popcorn bertambah tinggi.

  • Salad

Salad yang dibuat dari campuran sayur dan buah ini juga memiliki kadar kalori yang rendah. Hebatnya, salad bisa membuat kamu kenyang lebih lama karena kandungan seratnya yang tinggi, juga lebih sehat karena mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap. Biar salad buatanmu lebih sehat, sebaiknya kamu membatasi penggunaan topping dari salad yang kamu makan, terutama topping yang tinggi lemak, agar kalorinya tidak menjadi lebih tinggi. Atau kamu bisa membuat topping salad sendiri menggunakan minyak zaitun, perasan lemon, dan bumbu lain.

Selain makanan, minuman yang dikonsumsi juga termasuk bagian dari gaya hidup rendah kalori. ION WATER, minuman ion rendah kalori dari Pocari Sweat, bantu kamu penuhi asupan cairan. Dengan rasa ION WATER yang ringan dan menyegarkan, kamu tetap bisa menjaga cairan tubuh dan menjalani gaya hidup rendah kalori.

Bagaimana, siap untuk menerapkan gaya hidup rendah kalori dan tetap bisa mengonsumsi makanan enak?

  1. “9 Health Benefits of Eating Oats and Oatmeal”. Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/9-benefits-oats-oatmeal (accessed on 26 Sep 2018)
  2. Ware, M. “Salmon: Health benefits, facts, and research”. MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/307811.php (accessed on 26 Sep 2018)

ARTIKEL

3 Keuntungan Menerapkan Pola Makan Sehat

Menjalani gaya hidup sehat ini sangat disarankan oleh banyak ahli karena dapat mewujudkan hidup yang lebih berkualitas sampai usia senja, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menerapkan pola makan sehat. Pola makan merupakan perilaku paling penting yang dapat mempengaruhi status gizi dan kesehatan kita. Pola makan sehat merujuk pada konsumsi makanan yang mengandung semua unsur gizi seimbang sesuai kebutuhan tubuh, baik protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan cairan.

Namun sayangnya masih banyak orang yang enggan menjalankan pola makan yang sehat dengan alasan repot, lebih mahal, rasanya tidak enak, dan membosankan. Padahal makanan sehat ini akan banyak memberikan keuntungan untuk dirimu.

Berikut tiga keuntungan yang akan kamu dapat setelah menerapkan pola makan sehat secara rutin:

  1. Risiko Penyakit Kronis Berkurang

Banyak penyakit yang timbul akibat mengonsumsi makanan yang tidak sehat, menerapkan pola makan yang sehat akan membantu tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan seimbang. Dengan menjalani pola makan sehat, kamu dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, dan penyakit kronis lainnya.1

  1. Berat Badan Ideal

Bukan rahasia lagi jika jumlah kalori yang dikonsumsi akan mempengaruhi berat badan. Dengan menerapkan pola makan yang sehat, kalori yang diasup sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh dan makanan yang dikonsumsi juga bergizi seimbang. Ditambah dengan membuat buku harian makanan (food diary) yang dikonsumsi, penurunan berat badan bisa lebih banyak.2

  1. Panjang Umur

Tubuh kita dapat diibaratkan sebagai mesin, jika mesin diberi bahan bakar yang baik, tentu mesin akan lebih terawat dan tahan lama bukan? Nutrisi terbukti memiliki pengaruh terhadap tingkat kesakitan dan kematian.3

Hal yang tidak kalah penting dari pola makan sehat adalah asupan cairan. Jangan lupa untuk menjaga hidrasi kamu dengan minuman yang mengandung air dan ion karena tubuh kamu mengandung 60% cairan.

  1. National Institute of Health. US Department of Health &Human Services. “How Dietary Factors Influence Disease Risk” (2017).
  2. Kaiser Permanente. “Keeping A Food Diary Doubles Diet Weight Loss, Study Suggests.” ScienceDaily. https://www.sciencedaily.com/releases/2008/07/080708080738.htm (accessed on 26 Sep 2018)
  3. Chrysohoou, Christina, and Christodoulos Stefanadis. “Longevity and diet. Myth or pragmatism?.” Maturitas4 (2013): 303-307.

ARTIKEL

Sering Sakit Kepala? Mungkin Minuman Ion yang Anda Butuhkan

Sedang menjalani aktivitas, tapi sakit kepala tiba-tiba? Pasti merasa terganggu dan merusak suasana hati ya. Faktanya 9 dari 10 orang dewasa pasti mengalami sakit kepala beberapa kali selama hidupnya.1 Ada banyak hal yang menyebabkan sakit kepala, salah satunya adalah dehidrasi.

Jurnal Headache mengemukakan bahwa 1 dari 10 orang pernah mengalami sakit kepala akibat dehidrasi.2 Bagaimana kita tahu sakit kepala disebabkan oleh dehidrasi? Mudah, sakit kepalanya bukan berpusat pada belakang leher dan jika menggerakkan kepala, menunduk, atau berjalan, rasa sakit semakin meningkat. Otak manusia mengandung 73% cairan, saat kita dehidrasi, otak akan berkontraksi dan menyusut sementara sehingga timbul sakit kepala.3

Mengatasi hal ini, ada sejumlah alasan untuk mengonsumsi ION WATER, minuman ion rendah kalori dari Pocari Sweat. Saat tubuh kehilangan cairan, yang hilang bukan hanya air, melainkan ion yang larut dalam cairan tubuh. Setiap hari kita pasti kehilangan cairan tubuh, misalnya ketika berkeringat, buang air kecil, melalui pernafasan, dll.

Minuman Ion rendah kalori dari Pocari Sweat, ION WATER, komposisi ionnya mirip dengan komposisi ion pada cairan tubuh kita. Jadi lebih mudah diserap oleh tubuh dan mengatasi dehidrasi. Ditambah lagi rasanya yang ringan dan menyegarkan, membuat mengonsumsi minuman ini jadi sangat menyenangkan dan kita bisa bantu penuhi kebutuhan cairan untuk cegah dehidrasi.

  1. National Institute of Neurological Disorders and Stroke. “Headache: Hope through Research”. https://www.ninds.nih.gov/Disorders/Patient-Caregiver-Education/Hope-Through-Research/Headache-Hope-Through-Research (accessed on 7 September 2018)
  2. Blau, Joseph Norman, Christian Alexander Kell, and Julia Maria Sperling. “Water‐deprivation headache: A new headache with two variants.” Headache: The Journal of Head and Face Pain1 (2004): 79-83.
  3. “Dehydration headaches: Signs, treatment, and prevention”. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317511.php (accessed on 7 September 2018)

ARTIKEL

Minuman Rendah Kalori Sebagai Persiapan Jalani Yoga

Sebelum menjalani yoga, ada sejumlah persiapan yang sebaiknya dilakukan. Tak terkecuali memilih asupan hidrasi terbaik. Untuk hal yang satu ini minuman rendah kalori bisa menjadi pilihan. Lalu, apa lagi ya persiapannya? Yuk, kita bahas bersama.

Sudah bukan rahasia lagi yoga membawa banyak manfaat bagi tubuh. Tak sedikit mereka yang menjalani yoga memperoleh ketenangan pikiran, melalui gerakan meditasi. Bersamaan dengan hal itu, gerakan-gerakan yoga juga bisa meningkatkan kekuatan dan keseimbangan tubuh.¹

Dengan segala manfaatnya, tak aneh bila yoga banyak diminati saat ini. Yoga sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum urban. Seiring berjalannya waktu, peminatnya juga makin bertambah. Namun, buat mereka yang baru hendak memulai yoga, sebaiknya tak menyepelekan persiapannya.

Salah satu persiapan penting sebelum menjalani yoga ialah tubuh yang terhidrasi dengan baik alias tidak kekurangan cairan (1). Penting juga diingat untuk menghindari minuman berkafein sebelum menjalani yoga, mengingat kafein memiliki efek stimulan yang bisa meningkatkan denyut jantung. Riset menunjukkan konsumsi 360 mg kafein atau setara dengan 3.5 cangkir kopi seduh (brewed) secara signifikan dapat meningkatkan denyut jantung.²

Minuman rendah kalori seperti Ion Water dari Pocari Sweat dapat dipilih untuk bantu penuhi kebutuhan cairan tubuh mu sebelum yoga. Komposisi cairan dan ion-nya mirip seperti komposisi cairan tubuh kita sehingga dapat menghidrasi tubuh dengan optimal. Selain itu kandungannya yang rendah kalori,membuat ION WATER juga cocok buat mereka yang tengah menjaga asupan kalori nya, seperti sedang mengincar berat badan ideal.

Selain itu, yang perlu diperhatikan ialah waktu makan, ada baiknya kita makan berat 2 jam sebelum yoga. Menu makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein, dan lemak tidak jenuh (lemak baik) seperti buah pisang, chicken sandwich, kacang-kacangan, kedelai, soy-bar bisa menjadi pilihan.³ Sebaliknya, hindari makanan yang terlalu berminyak atau digoreng, terlalu pedas, terlalu asin, atau terlalu manis.4

Mempersiapkan diri dengan minuman rendah kalori sudah, makan juga sudah. Persiapan selanjutnya, jangan lupa peralatan yang diperlukan, paling umum adalah matras dan handuk. Apabila perlu bawa handuk ekstra untuk mandi setelah kelas usai.
Lalu, pakaian yoga yang fleksibel dan menyerap keringat juga sangat disarankan agar nyaman menjalani yoga. Terakhir, pahami etika atau peraturan yang berlaku di kelas yang akan diikuti.

  1. Polsgrove, M. Jay, Brandon M. Eggleston, and Roch J. Lockyer. “Impact of 10-weeks of yoga practice on flexibility and balance of college athletes.” International journal of yoga 9.1 (2016): 27.
  2. Hartney, E. ”Effects of Caffeine on The Body”. https://www.verywellmind.com/effects-of-caffeine-on-the-body-21841 (accessed on 20 Sep 2018)
  3. Zelman, KS. “What to Eat Before, During, and After Exercise”. https://www.webmd.com/diet/features/what-eat-before-during-after-exercise#1 (accessed on 26 Sep 2018)
  4. “What should I eat before a yoga class?”. https://www.babycentre.co.uk/x1033250/what-should-i-eat-before-a-yoga-class (accessed on 26 Sep 2018)